![]() |
| Abanda Herman |
PKSTaktakan.org - Jakarta, Bek asing Persib Bandung, Abanda Herman, akhirnya resmi memeluk agama Islam. Hari ini, Kamis (18/4) sore, pemain asal Kamerun itu mengucapkan dua kalimat syahadat di masjid yang terletak dekat kediaman manajer Umuh Muhtar di kawasan Kiacaracondong, Bandung.
Keinginan Abanda menjadi seorang Muslim dilandasi ketertarikannya dengan agama Islam yang dinilai memiliki arti tersendiri dalam tata cara beribadah. Kepada Umuh, Abanda sering mengaku iri dengan para pemain dan manajemen Maung Bandung yang suka shalat berjamaah di mess sebelum laga.
“Itu (memeluk agama Islam) permintaan pribadi dia (Abanda). Dia bilang bahwa dia sangat tertarik karena kita (tim) sering shalat berjamaah," kata Umuh seperti dilansir Persib Online.
Abanda saat ini berusia 29 tahun. Sebelum memperkuat Persib, ia pernah memperkuat tim-tim, seperti PSM Makassar, Persija Jakarta, dan Persema Malang.
![]() |
| Abanda Herman |
Sumber: http://www.republika.co.id
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.pkstaktakan.org
PKSTaktakan.org - Surabaya, Media sosial semakin berkembang pesat di hampir seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia. Bahkan, masyarakat secara mudah mengaksesnya melalui komputer desktop, jinjing (laptop) hingga perangkat telepon seluler (ponsel).
Direktori Wikipedia mencatat, media sosial adalah sebuah media online (dalam jaringan) dengan para penggunanya bisa mudah berpartisipasi, berbagi dan menciptakan konten (isi pesan), meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum, serta dunia virtual.
Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
Media sosial teknologi mengambil berbagai bentuk, termasuk majalah, forum internet, weblog, blog sosial, microblogging, podcast, foto atau gambar, video, dan bookmark sosial.
Jejaring sosial Facebook ciptaan pemuda asal Amerika Serikat (AS), Mark Zuckerberg, tercatat paling banyak diakses penggunanya dari berbagai kalangan di seluruh dunia, mulai pelajar hingga pejabat.
Selain Facebook ada puluhan media sosial lain, seperti Twitter, WhatsApp, Line, WeChat, bahkan aplikasi buatan Surabaya, Catfiz, yang juga tidak kalah banyak penggunanya.
Direktur Utama PT Dunia Catfish Kreatif Media (pencipta Catfiz), Mochammad Arfan, ketika dihubungi akhir pekan ini, mengemukakan aplikasi yang diluncurkan secara resmi pada 10 November 2012 itu, mendapat respon cukup tinggi dari pengguna di dunia, bahkan telah diunduh di 151 negara.
"Ini salah satu bukti bahwa produk aplikasi buatan anak bangsa mampu bersaing dengan produk asing. Kami terus berupaya mengembangkan aplikasi tersebut," katanya.
Catfiz tidak kalah dibanding aplikasi media sosial asing dan didesain dengan beberapa keunggulan, seperti untuk percakapan interaksi sosial (chatting) secara grup yang anggotanya ribuan pengguna sekaligus, termasuk saling kirim gambar, video dan pesan suara.
"Dengan hanya satu klik, kita bisa mengirimkan pesan-pesan, gambar atau suara kepada ribuan orang," kata lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu.
Aplikasi buatan pemuda Surabaya itu memang belum setenar Facebook, Twitter, BlackBerry Messenger (BBM) dan WhatsApp, namun tetap berpeluang maju.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tifatul Sembiring, di sela-sela pembukaan acara "Indonesia Information and Communication Technology Award" (INAICTA) 2013 pada pertengahan Februari 2013 mengatakan, jumlah pengguna Facebook di Indonesia mencapai lebih dari 47 juta orang, sementara Twitter sekira 19,7 juta.
"Secara keseluruhan, saat ini sudah ada lebih kurang 62,9 juta pengguna layanan Internet, sementara jumlah pengguna ponsel sudah hampir menyamai populasi penduduk Indonesia, yakni mencapai 220 juta pengguna," ujarnya.
Jumlah pengakses internet dipastikan akan terus meningkat setiap tahun, apalagi setelah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) terus membangun infrastruktur jaringan telekomunikasi ke seluruh penjuru nusantara melalui program Indonesia Digital Network.
Broadband City
Anak perusahaan Telkom, PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), juga memperluas program kota terkoneksi akses data Internet berkecepatan tinggi (Broadband City) hingga ke-300 kota pada tahun ini, dan ditargetkan menjangkau seluruh kabupaten/kota pada 2014.
Dengan ketersediaan infrastruktur jaringan telekomunikasi yang memadai dan semakin memudahkan masyarakat mengakses internet atau layanan data, maka Telkomsel menilai, dapat dipastikan pengguna media sosial juga meningkat.
"Jumlah pengguna layanan data kami targetkan mencapai 80 juta hingga akhir 2013, sementara jumlah pelanggan Telkomsel ditargetkan tumbuh menjadi 130 juta," kata Direktur Network Telkomsel, Abdus Somad Arief, saat penandatanganan MoU dengan Universitas Malang, awal April 2013.
Pria yang akrab disapa ASA (singkatan dari namanya, Abdus Somad Arief) itu mengakui keberadaan aplikasi jejaring atau media sosial menjadi salah satu pemicu pertumbuhan pengguna layanan data seluler.
Seiring perkembangan dan kebutuhan yang muncul di masyarakat, media sosial tidak lagi sekadar menjadi forum pertemanan, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, semisal bisnis, pencitraan diri seseorang atau lembaga/perusahaan, hingga kampanye politik.
Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio atau surat kabar dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, tidak demikian dengan media sosial.
Seorang pengguna bisa mengakses media sosial dengan jaringan internet, bahkan yang aksesnya lambat sekalipun, tanpa mengeluarkan biaya besar, alat mahal dan tanpa karyawan.
Pengusaha, politikus dan pejabat, termasuk Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono juga sudah memanfaatkan media sosial twitter untuk sarana komunikasi dan interaktif dengan masyarakat.
Peneliti senior The Founding Fathers House, Dian Permata, menilai bahwa media sosial layaknya Twitter dan Facebook cukup efektif sebagai alat kampanye, terutama untuk membangun komunikasi partai politik dengan masyarakat.
"Dengan model kampanye digital, parpol banyak mendapatkan masukan ketimbang mengumpulkan orang di lapangan terbuka atau pasang iklan," katanya.
Setiap pengikut (follower) di akun media sosial sangat bebas dan terbuka melakukan kritik atau lainnya kepada tokoh ataupun partai politik (parpol), tanpa sekat apapun, yang sebelumnya sering terjadi antara pemilih dengan parpol ataupun calon pemimpin.
Ia menyebut Dahlan Iskan, Prabowo Subianto, Jusuf Kalla, dan Aburizal Bakrie adalah sederet kecil tokoh yang sudah melakukan kampanye digital dengan memiliki akun di Twitter dan Facebook.
Partai Demkrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golongan Karya (Golkar) juga melakukan hal serupa.
Presiden Amerika Seikat (AS), Barack Obama, adalah tokoh politik yang sukses memaksimalkan media sosial untuk kampanye program-program kepada calon pemilih dalam dua periode pemilihan umumnya hingga menghimpun dukungan suara publik.
Tim sukses pemenangan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama (Jokowi-Ahok) juga memanfaatkan media sosial dalam komunikasi politiknya.
Bahkan, gaya keluar masuk ke berbagai tempat alias blusukan Jokowi dan rapat dinas dinamis Ahok menjadi topik pembicaraan utama (trending topics) di media jejaring sosial, termasuk tayangan YouTube.
Pengguna media sosial sebagian besar adalah kaum terpelajar yang cukup kritis dalam menyikapi setiap munculnya isu-isu baru. Arena ini bisa dimanfaatkan untuk mendukung penyampaian pesan-pesan politik, sambil tentu saja gaya blusukan juga tak kalah ampuhnya. (*)
Sumber: http://www.antaranews.com
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.pkstaktakan.org
![]() |
| Anis Byarwati (Ketua DPP PKS, Bidang Perempuan) |
PKSTaktakan.org - Jakarta, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bidang Perempuan, Anis Byarwati mengatakan, kader perempuan tidak tergoyahkan dengan prahara yang melanda partai beberapa waktu lalu. Menurutnya, PKS merupakan partai dakwah dan menyadari bahwa prahara yang menimpa merupakan ujian dan cobaan.
"Jadi yang kita pertanyakan bukan kenapa-kenapa, tapi apa yang harus kita lakukan setelah ujian ini datang kepada kita. Jadi lebih penguatan ke dalam, paradigma mindset kader itu kita kuatkan, bahwa ini adalah ujian dan ujian itu biasa dalam perjalanan dakwah," kata Anis kepada INILAH.COM di Semarang, Sabtu (20/4/2013).
Ia menjelaskan, dimana pun dalam dakwah akan ada ujiannya. Dia mencontohkan seperti para Nabi dan pejuang dakwah pun mengalami hal itu, sehingga kader PKS harus bangkit dari ujian. "Dan Allah membuka jalan-jalan kita untuk bangkit dan perempuan PKS juga bagian dari orang-orang yang memahami paradigma tersebut," ujarnya.
Anis mengatakan, kader PKS terbiasa dididik dengan sesuatu yang datangnya dari nilai-nilai bahwa perjuangan pasti ada sakitnya dan Allah memberikan rasa sakit itu untuk kemudian bangkit kembali.
"Jadi kalau kader PKS tidak terlalu tergoncang huru-hara seperti itu, karena kita memang mempunyai program-program berketerusan. Jadi Insya Allah kita di bawah tidak terganggu bahkan lebih kuat, ujian itu kalau menimpa kader PKS bukan menjadi lemas tapi justru membuat kita diuji dan ini tanda kemenangan akan datang," terangnya lagi.
Anis juga mengatakan, hal ini juga sesuai firman Allah bahwa memberikan ujian sisi lainnya tanda-tanda kemenangan. "Jadi lebih bangkit dan bersemangat menjalankan program-program," ucapnya. [mvi]
Sumber: http://nasional.inilah.com
PKSTaktakan.org - Semarang, Dalam rangkaian Milad ke 15 Partai Keadilan Sejahtera (PKS), partai berlambang bulan sabit kembar ini memberikan pesan cinta kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan menggelar berbagai acara kegiatan untuk masyarakat yang di pusatkan di komplek wisata Lawangsewu kota Semarang.
"Di gebyar milad ke 15 ini, kita menggelar lomba mewarnai, lomba memasak, latihan burung berkicau, pentas anak jalanan dan pengamen, expo UMKM dan masih banyak lagi agenda lainnya" tutur Agung Budi Margono, Ketua Panitia Kegiatan milad dalam sambutannya.
"Rangkaian kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka komitmen PKS untuk selalu bersama masyarakat" tambahnya.
Lebih lanjut, Agung juga menyampaikan bahwa gelaran milad PKS di Lawangsewu merupakan kegiatan pertama kali yang dilakukan oleh parpol di Indonesia yang mengambil tempat di monumen sejarah tersebut.
"Kami berharap bahwa dengan gelaran ini mampu semakin menghidupkan aset sejarah bangsa yang berharga ini. Selain itu, juga sebagai bagian pengingat perjuangan para pahlawan dan PKS menjadi salah satu elemen penerus perjuangannya," tandasnya.
Selain para pengurus PKS Kota Semarang, dalam pembukaan gebyar milad 15 di Lawangsewu, turut hadir pula jajaran Pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, diantaranya Ketua Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kewirausahaan (PEDK) Jazuli Juwaini.
Jazuli Juwaini mengungkapkan, PKS akan meluncurkan program Gerakan Sukses (Sahabat Usaha Kecil Segera Sejahtera) se-Indonesia sebagai bentuk kepedulian PKS terhadap rakyat kecil. Gerakan ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan pengangguran agar mereka bisa mandiri.
"Misalnya saja dengan pemberian pinjaman 3-5 juta, kemudian difasilitasi gerobak untuk jualan bakso atau nasi goreng, maka kita telah mengangkat taraf hidup orang tersebut," tuturnya.
Pembukaan PKS Expo tersebut ditandai dengan gunting pita melati oleh Ustad Jazuli Juwaini, dilanjutkan dengan mengunjungi stand bazar UMKM. Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi Lawangsewu, selama 3 hari ini (Kamis-Sabtu), PKS menggratiskan tiket masuknya.
Sumber: http://www.suaramerdeka.com
PKSTaktakan.org - Semarang - Milad ke-15 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kota Semarang menjadi momentum sebuah gerakan pemberdayaan ekonomi umat.
Rangkaian gerakan ini diawali dengan peluncuran program Gerakan Sahabat Usaha Kecil Segera Sejahtera (Gerakan SUKSES) se-Indonesia. Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan, Jazuli Juwaini mengatakan dalam rangkaian milad PKS ke-15, PKS akan segera meluncurkan program Gerakan SUKSES.
Menurutnya, gerakan ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan pengangguran agar mereka bisa mandiri. Modulnya melalui pemberian pinjaman modal usaha Rp 3 hingga 5 juta. Di luar bantuan ini, penerima sasaran juga difasilitasi.
"Misalnya, gerobak untuk jualan bakso atau nasi goreng, maka kita telah mengangkat taraf hidup yang bersangkutan," katanya menjelaskan, Jumat (19/4).
Program ini, lanjut Jazuli, merupakan program pemberdayaan ekonomi umat yang diarahkan untuk membantu mengentaskan kemiskinan.
Sumber: http://www.republika.co.id
PKSTaktakan.org - Jakarta, Ribuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutihkan aula Gedung Merapi PRPP, Semarang, Jawa Tengah pada Jumat 19 April 2013. Ribuan kader hadir dalam rangka merayakan hari lahir atau Milad PKS ke-15, disertai dengan rapat pimpinan nasional (Rapimnas).
Presiden PKS Anis Matta mengatakan, acara Rapimnas dan Milad sebenarnya dibatasi hanya untuk pimpinan wilayah (DPW) saja, tetapi ternyata seluruh kader di daerah meminta turut disertakan.
"Ini tadinya acara sebenarnya yang kita undang hanya pimpinan DPW tapi daerah ngamuk semuanya, gak boleh kita juga mau datang. Akhirnya ya kita undang," kata Anis di Semarang.
Anis mengaku tidak gampang menemukan tempat yang memadai di Semarang. "Makanya angka jadi dari 600 menjadi 1.600 kader, padahal kalau tidak dibatasi bisa mencapai 2.500 orang," ujarnya.
Seluruh kader partai dengan ceria dan meriah menyambut hari lahirnya partai yang sebelumnya bernama Partai Keadilan (PK) tersebut. Dalam acara para seluruh kader yang hadir mengibarkan bendera atribut partai ketika menyanyikan mars PKS. Kini, acara berlangsung dengan khidmat dan suasana gembira yang akan diisi orasi Presiden PKS Anis Matta. [rok]
Sumber: http://nasional.inilah.com
PKSTaktakan.org - Blora, Deklarasi pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono (HP-Don) oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Blora di Gedung Sasana Bhakti Blora, Minggu (14/4), berlangsung cukup semarak.
Ratusan kader dan simpatisan PKS memeriahkan deklarasi tersebut meskipun tanpa dihadiri oleh Hadi Prabowo (HP) atau pasangannya Don Murdono (Don).
Deklarasi dihadiri salah satu ketua DPW PKS Jateng Sutrisno. Dia yang juga menjabat Koordinator Dewan Dakwah III (Blora, Rembang, Pati, Grobogan) memberikan orasi politik kepada kader.
"Ada tiga hal yang harus dilakukan agar bisa tercapai apa yang kita inginkan khususnya dalam memenangkan pasangan HP-Don menjadi Gubernur," kata Sutrisno kepada kader PKS Blora.
Yang harus dilakukan, lanjutnya, adalah konsolidasi, pemetaan medan, serta startegi yang tepat. Dengan tiga hal itu dirinya yakin PKS Blora akan berhasil melakukannya.
Selain dari PKS Deklarasi tersebut juga dihadiri oleh Tim Relawan HP-DON, Edi Yulianto yang juga ketua karangtaruna Blora.
Di Blora PKS dan tim relawan bertekat merebut kemenangan meskipun Blora merupakan basis masa PDIP yang pada pemilu 2009 menjadi pemenang pemilu.
"Kita akan mererbut kemenangan untuk HP-Don di Kabupaten Blora," kata Ketua DPD PKS Blora Chandiq Isninanto.
Sumber: http://www.suaramerdeka.com
Ratusan kader dan simpatisan PKS memeriahkan deklarasi tersebut meskipun tanpa dihadiri oleh Hadi Prabowo (HP) atau pasangannya Don Murdono (Don).
Deklarasi dihadiri salah satu ketua DPW PKS Jateng Sutrisno. Dia yang juga menjabat Koordinator Dewan Dakwah III (Blora, Rembang, Pati, Grobogan) memberikan orasi politik kepada kader.
"Ada tiga hal yang harus dilakukan agar bisa tercapai apa yang kita inginkan khususnya dalam memenangkan pasangan HP-Don menjadi Gubernur," kata Sutrisno kepada kader PKS Blora.
Yang harus dilakukan, lanjutnya, adalah konsolidasi, pemetaan medan, serta startegi yang tepat. Dengan tiga hal itu dirinya yakin PKS Blora akan berhasil melakukannya.
Selain dari PKS Deklarasi tersebut juga dihadiri oleh Tim Relawan HP-DON, Edi Yulianto yang juga ketua karangtaruna Blora.
Di Blora PKS dan tim relawan bertekat merebut kemenangan meskipun Blora merupakan basis masa PDIP yang pada pemilu 2009 menjadi pemenang pemilu.
"Kita akan mererbut kemenangan untuk HP-Don di Kabupaten Blora," kata Ketua DPD PKS Blora Chandiq Isninanto.
Sumber: http://www.suaramerdeka.com









Discussions